Hindari Avanza, Truk Tangki Air Seruduk Pohon di Larangan

LARANGAN – Warga Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, dikagetkan oleh bunyi benturan keras sekitar pukul 04.00 kemarin (16//9). Itu setelah truk tangki bermuatan air mineral menabrak pohon di dekat rumah warga. Truk yang dikemudikan  Aziz, 41, Warga Pacet, Mojokerto, keluar jalur dan menabrak pohon di tikungan.

Beruntung tidak ada korban  dalam kecelakaan tersebut. Hanya, mobil tangki rusak parah di bagian depan. Bodi truk bernopol  S 9218 UP penyok. Terutama di   bagian bamper. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, mobil tangki  dari arah barat melaju dengan   kecepatan sedang.

Tepat di tikungan tajam Desa  Kaduara  Barat, ada kendaraan Toyota  Avanza silver melaju kencang.  Mobil Avanza melewati garis tengah markah jalan. Akibatnya, truk tangki menghindar dan keluar jalur.  Namun nahas, sopir tangki tidak  berhasil mengendalikan laju  kendaraan.

Sehingga, truk kuning itu menabrak pohon di depan rumah warga. Sontak, warga berdatangan untuk menolong sopir.   Beruntung sopir truk tangki hanya  luka lecet. ”Beruntung truk tangki menghindar dari Avanza. Kalau  tidak, pasti tabrakan dahsyat. Sebab, kendaraan Avanza dari   arah timur melaju kencang,” kata  Ahmad, 45, warga setempat.

Dia mengaku melihat langsung  kejadian tersebut. Diduga, sopir  Toyota Avanza mengantuk. Sebab setelah tangki menghindar kendaraan, Avanza hampir keluar jalur. ”Dia (sopir Avanza) hampir lurus di tikungan melewati  markah jalan,” imbuhnya.

Kondisi jalan di lokasi kejadian baru saja diperbaiki. Tepian badan jalan cukup curam. Sehingga truk tangki itu tidak bisa kembali  dengan cepat ke jalur jalan. Akibatnya, menabrak pohon tepat  di tikungan.  Truk tersebut membawa air mineral dari Pacet, Mojokerto  menuju Sumenep.

Sesuai jadwal, truk itu mengirim air ke Sumenep tiap dua hari sekali. Sementara sopir truk tangki, Aziz, masih terlihat shock. Dia mengaku sengaja membanting setir ke kiri. Sebab, Avanza di depannya nyaris menabrak. ”Kendaraan dari depan semakin mendekat. Kalau tidak  menghindar, pasti bertabrakan,” katanya.

Diakui, dirinya sudah terbiasa dengan jalur tikungan di Desa  Kaduara Barat. Sebab, setiap dua  hari sekali mengirim air mineral ke Sumenep. Aziz sudah mengetahui  di mana saja tikungan berbahaya di Madura. Sehingga dia waspada saat melintas ditikungan.

Berselang beberapa jam dari kejadian, badan truk di evakuasi. Dibantu warga setempat dan derek, akhirnya kendaraan bisa diangkat. Kanit Laka Polres Pamekasan AKP Tamsil Efendi membenarkan kejadian tersebut. Diakui, polisi  telah melakukan olah tempat  kejadian perkara (TKP).  Kejadian  itu dianggap murni laka tunggal.  Dengan demikian tidak diproses  lebih lanjut oleh kepolisian.

”Kalau ada dugaan ada mobil lain dari depan, itu bukan penyebab. Terkecuali sampai bertabrakan,” katanya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • kaduara barat kecamatan