Distribusi Raskin 2016 Macet

Warga Curiga  Disalahgunakan

PAKONG – Puluhan warga Desa Lebbek, Kecamatan Pakong, mendatangi Kantor Kecamatan Pakong kemarin (25/4).  Aliansi Muslimat Lebbek (Amal) ini minta  penjelasan terkait raskin di desanya yang  tidak dibagikan hingga kini.

Di hadapan Camat Pakong Sahrul, warga meminta agar segera menindaklanjuti acetnya raskin di desanya. Mereka curiga jatah raskin untuk Desa Lebbek dijual oleh kepala desa (Kades) nya. ”Pak Camat sebagai atasan Kades harus tegas dengan indikasi penyimpangan raskin di desa kami,” pinta Ketua Amal Supandi.

Selain itu, warga juga mendesak camat Pakong untuk menjelaskan penyebab tidak turunnya raskin di Desa Lebbek. Sebab, selama ini penyaluran raskin di desanya sering macet. ”Tidak hanya tahun ini, tahun 2015 distribusi raskin juga tidak rutin tiap bulan,” tambah Supandi.

Supandi menilai, alasan Kades tidak menyalurkan raskin karena tidak punya uang untuk menebus ke Bulog, tidak masuk akal. Sebab, warga penerima raskin juga membayar uang tebusan kepada Kades. ”Jika keluhan kami tidak ada tindak lanjut, kami akan melapor ke polres. Bukti-bukti akan dikumpulkan,” ancamnya.

Menanggapi hal itu, Sahrul menjelaskan, pendistribusian raskin memang sudah terjadwal. Nah, untuk Desa Lebbek, kata dia, sedang dalam proses pencairan. ”Kami ada bukti-bukti yang ditandatangani Bulog. Jadi tidak ada penyimpangan. Hanya, Kadesnya belum ada uang untuk menebus jatah raskin untuk desanya,” jelasnya.

Setelah mendengar penjelasan camat, puluhan warga tersebut pulang. Namun, tidak berselang lama, Kantor Kecamatan Pakong kedatangan ratusan warga lain dari Desa Lebbek juga. Kelompok massa kedua ini menyatakan bahwa Kades Lebbek tidak pernah menyelewengkan raskin di desanya.

”Apa yang disampaikan mereka (Massa Amal, Red) itu fitnah,” teriaknya. Terpisah, Kades Lebbek Lila tidak membantah, raskin di desanya belum disalurkan. Tetapi, bukan karena disalahgunakan, melainkan karena
belum ditebus. ”Kami masih berusaha cari talangan agar bisa segera menebus raskin,” ujarnya. (radar)