Diduga Terkena Serangan Jantung, Guru SDN Plakpak VII Meninggal di Jalan

LARANGAN – Seorang guru bernama Suwondo, 55, warga Desa Sopa’ah, Kecamatan Larangan, meninggal mendadak kemarin  (16/9). Dia meninggal di jalan saat perjalanan menuju tempat mengajar di SDN Plakpak VII, Kecamatan Pegantenan.

Korban ditemukan tergeletak di tengah jalan di sekitar Pasar Blumbungan, Kecamatan Larangan. Diduga, korban terjatuh  dari sepeda motor dan langsung mengembuskan napas di  tempat kejadian perkara (TKP). Di TKP, tubuhnya sempat kejang-kejang.

Beberapa menit kemudian, Suwondo diketahui sudah tidak bernyawa. Dugaan sementara, Suwondo meninggal akibat serangan jantung. Dia memang memiliki riwayat penyakit jantung. Abd. Rahman, 36, warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, mengaku melihat korban sudah tergeletak di jalan. Dari TKP,  korban dibawa ke rumah warga terdekat oleh warga setempat.

”Menurut warga, Suwondo jatuh sendiri dari motornya. Saya  pun melihat dia sudah tergeletak di jalan. Warga sebelumnya mengira belum meninggal. Setelah saya cek nadinya, sudah  tidak berdeyut,” ungkapnya. Beberapa menit kemudian, pihak keluarga menjemput jenazah  korban.

Pihaknya mengaku sempat menelepon pihak PGRI. Korban diketahui memang mempunyai penyakit jantung. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Kecamatan Pegantenan Fatah Yasin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban terjatuh bukan karena sakit. Namun ada lubang  kecil di TKP, sehingga korban terjatuh. Diduga, korban kaget  dan meninggal akibat serangan jantung.

”Saya baru dari rumah duka. Mungkin dia setelah terjatuh. Kebetulan memang mempunyai riwayat penyakit jantung,” kata Fatah. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa  Sopa’ah, Kecamatan Pademawu. Suwondo langsung   dikebumikan kemarin.

Kendaraan dan sejumlah barang milik korban  sempat diamankan oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Sementara pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan karena  masih shock. (radar)