Headline News:

Dewan Sayangkan Keberadaan Imigrasi

TLANAKAN-Komisi D DPRD Pamekasan menyayangkan adanya Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan. Hal itu karena komisi D menilai pelayanan yang diberikan kantor di bawah Kemenkumham itu tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengurus paspor haji. Padahal, kantor yang sudah beroperasi sejak November 2012, yang terletak di Jalan Raya Panglegur ini digadang-gadang akan menjadi kantor pelayanan keimigrasian di Madura.


Sementara, para calon jamaah haji (CJH) Madura, tetap harus mengajukan ke Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya, seperti tahun-tahun sebelumnya (sebelum adanya Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan). ”Kan berdirinya kantor ini (Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan, Red), tujuannya untuk mempermudah masyarakat Madura, contohnya untuk pembuatan paspor haji, tapi kok ternyata tidak bisa. Percuma kan ada kantor Imigrasi di Madura,” pungkas Wakil Ketua Komisi D Djuhaeni kemarin (17/6).

Karena belum maksimalnya keberadaan kantor imigrasi tersebut, komisi D menyatakan lebih baik tidak diadakan saja. Bahkan menganggap Kemenkumham Jawa Timur (Jatim) tidak serius dan terkesan main-main membuka perwakilan kantor imigrasi di Madura. Untuk itu pihaknya berharap keberadaan kantor ini bisa maksimal, dan benar-benar berfungsi bagi masyarakat. ”Semoga ini menjadi bahan evaluasi.

Dan kami tetap berharap, ke depan kantor imigrasi itu bisa lebih maksimal dan optimal lagi. Semoga tahun depan bisa melayani pembuatan paspor haji,” harapnya. Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan Slamet Budiono, mengakui jika kantor yang dipimpinnya itu belum bisa melayani pembuatan paspor haji. Dalihnya, alatnya belum tersedia. ”Untuk paspor haji itu dicetak dalam jumlah banyak. Saat ini alat kami belum memadai,” katanya.

Dia menambahkan, Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan hanya bisa melayani pembuatan paspor biasa, dalam artian perorangan. ”Meskipun itu kolektif, namun tetap dalam jumlah yang terjangkau. Seperti untuk para TKI dan jamaah umrah, masih bisa kita layani,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Madura. Sementara itu, informasi dari Kemenag Pamekasan, untuk CJH Kabupaten Pamekasan sendiri di 2013 ini sekitar 1.400 jamaah. Mereka akan diberangkatkan pada awal September mendatang, dalam 3 (kelompok terbang).  (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • kantor imigrasi madura
  • kepala kantor imigrasi pamekasan

Komentar Anda

komentar

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com