Headline News:

Daerah Rawan Kekeringan Meluas

Di Kecamatan Pasean Ada Empat Desa


PASEAN-Memasuki musim kemarau tahun ini, jumlah daerah rawan kekeringan di wilayah Pantura Pamekasan, makin meluas. Jika sebelumnya, dipastikan hanya beberapa desa di Kecamatan Waru, ternyata bertambah satu kecamatan yang pasti mengalami krisis air bersih. Yaitu, Kecamatan Pasean. Di Kecamatan Pasean, sedikitnya ada empat desa yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Empat desa tersebut, yaitu Desa Sana Tengah, Desa Dempoh Timur, Desa Tagangser Daya, dan Desa Bindang.

Camat Pasean Suhartono menjelaskan, empat desa itu memang langganan krisis air bersih setiap tahun. Sudah menjadi tradisi tahunan, sumber- sumber air dan sumur warga kering saat musim kemarau. Di samping rawan kekeringan, bencana yang berpontensi terjadi di empat desa itu adalah kebakaran. Sebab, saat kondisi cuaca panas, percikan api dengan mudah menjadi besar. Oleh sebab itu, sebelum dua bencana musiman itu terjadi, perlu dilakukan antisipasi.

Salah antisipasi yang bisadilakukan, koordinasi dengan kepala desa (Kades) untuk mengetahui kebutuhan air di empat desa tersebut. Meskipun tidak bisa dipenuhi semua, setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat untuk membeli air bersih. ”Kita rutin setiap bulan mengadakan rapat koordinasi dengan kepala desa. Empat desa itu jadi prioritas,” jelasnya. Sayangnya, hingga sekarang, Suhartono mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari kepala desa.

Akibatnya, belum bisa melaporkan kebutuhan air bersih kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan. Masalah kekeringan, sambung dia, sudah biasa terjadi setiap tahun. Pihak kecamatan saat ini sudah mengantongi wilayah yang rawan kekeringan. ”Untuk Pasean memang ada empat desa yang rawan kekeringan,” ucapnya. Pihaknya akan membantu, apabila desa tersebut sudah jelas mengalami kekeringan. Sementara saat ini, pihak kecamatan tinggal mendata dan menunggu laporan.

Perlu diketahui, jumlah penduduk di empat desa sebanyak 11.109 jiwa. Rinciannya, Desa Dempoh Timur 4.800 jiwa, Sana Tengah 6.097 orang, Tagangser Daya 4.273 jiwa, dan Bindang 3.939 jiwa. Kondisi itu tentunya menjadi atensi pemerintah daerah untuk mengantisipasi gejala kekeringan yang sudah mulai dirasakan warga. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • cerita kekeringan
  • laporan tentang kekeringan
  • contoh cerita tentang kekeringan
  • Teks Laporan Tentang Kekeringan
  • cerita tentang kekeringan
  • Contoh berita kekeringan bahasa sunda
  • laporan kekeringan
  • Laporan berita kekeringan
  • contoh laporan tentang kekeringan
  • contoh kekeringan

Komentar Anda

komentar

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com