Atlet Renang Gagal Raih Medali

Hanya Finis di Urutan Keenam Final ASEAN Para Games

PAMEKASAN – Isman Aprilianto, atlet Pamekasan yang menjadi delegasi Indonesia gagal meraih medali emas  pada ASEAN Para Games di  Singapura. Dalam babak final,  Isman Aprilianto hanya mampu finis di urutan keenam pada cabang olahraga renang nomor  lomba kupu-kupu.

Atlet-renang-Pamekasan-kala-mengikuti-kejuaraan-NPC,-September-lalu.

Gagalnya atlet kebanggaan Pamekasan itu disebabkan dirinya harus naik kelas kualifikasi kecacatan. Padahal, sejak awal Isman Aprilianto digadang- gadang mengikuti  kelas S7 (cacat di atas lutut). Namun setelah tiba di Singapura, yang bersangkutan  diwajibkan mengikuti kelas S9  (cacat di bawah lutut).

”Naik kelas setelah dites kecacatan oleh tim dokter di Singapura. Dia dinyatakan naik kelas karana putus kaki di bawah lutut, masih ada daging atau otot yang bisa bergerak. Nah, dalam kelas  ini lawan-lawannya dari negara lain banyak yang  tangguh,” ujar Ketua NPC Pamekasan Abdul  Aziz kemarin (10/12).

Kendati demikian, Aziz tetap bangga atas perjuangan atletnya yang masih mampu finis di urutan keenam dari delapan atlet yang bertanding di babak final. Apalagi di  nomor seri pertama dan kedua  dia berhasil lolos mengalahkan atlet lainya, sehingga berhasil  tembus ke final.

”Dia tidak mendapatkan penghargaan di ASEAN Para Games   ini, karena hanya atlet yang finis  di urutan 1, 2 dan ke-3 yang berhak. Namun kami cukup bangga karena dia bisa menjadi salah satu delegasi Indonesia,” pungkasnya (radar)