Abaikan Temuan Tembakau Asal Jawa

Disperindag Sebut Sudah Lewat Masa Panen

KOTA – Temuan adanya gudang  milik kuasa pembelian PT Gudang Garam di Pamekasan yang menyimpan tembakau jawa rupanya tidak mendapat respons dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan  (Diperindag) Pamekasan.

Pekerja-di-salah-satu-gudang-Jalan-Raya-Nyalaran,-Pamekasan,-saaat-mengangkut-tembakau-beberapa-waktu-lalu.

Disperindag juga tidak terpancing  untuk menelusuri lebih lanjut temuan itu. Instansi tersebut beralasan saat ini sudah melewati  masa panen tembakau. Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Pamekasan Hendradi menjelaskan, larangan  tembakau jawa masuk ke Pamekasan hanya saat musim panen saja.

Sementara di luar itu tidak ada larangan memasukkan tembakau  jawa. Itu sesuai dengan ketentuan  Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Tata Niaga, Budi Daya, dan Perlindungan  Tembakau Madura.  Menurutnya, dalam ketentuan perda  itu, larangan memasukkan tembakau  luar Madura berlaku sejak 1 bulan sebelum masa panen dan 1 bulan setelah  masa panen.

Di luar itu, tidak ada  persoalan memasukkan tembakau luar Madura.  ”Kalau lepas panen, boleh masuk. Kalau perdanya membolehkan, kan kami juga takut salah,” ungkapnya. Dijelaskan, saat musim panen berlangsung beberapa waktu lalu,  pihaknya tidak menemukan tembakau  jawa masuk ke Pamekasan.

Oleh karena itulah, harga tembakau  Pamekasan rata-rata bagus. Saat  musim panen, tim pengawas dan tim pemantau sudah melaksanakan pemantauan dan pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran, termasuk masuknya tembakau jawa.

Diakui olehnya, diantara tiga kabupaten  penghasil tembakau di Madura, hanya Pamekasan yang  melarang masuknya tembakau jawa.  Sementara Sampang dan Sumenep tidak melarang. ”Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sampang  dan Sumenep, namun mau  gimana, di sana tidak ada perda yang  melarang,” jelasnya.

Menurut Hendradi, terdapat informasi  bahwa Gubenur Jawa Timur akan membuat peraturan yang melarang tembakau jawa masuk ke Madura saat musim panen mendatang.  Tujuannya, menjaga kemurnian tembakau madura.

Dengan  begitu, meski Sampang dan Sumenep tidak memiliki perda larangan tembakau  jawa masuk ke wilayahnya,  tembakau jawa tidak perlu dikhawatirkan masuk ke Pamekasan lagi. ”Sepertinya sudah mau dibuat. Itu  karena ada aspirasi dari Pamekasan,” pungkasnya. (radar)