Tuntut Laksanakan Reforma Agraria Sejati, GMNI Lurug BPN dan DPRD Bangkalan

KOTA – Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) disambut aksi oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bangkalan. Para aktivis mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan DPRD Bangkalan kemarin (22/9).

Mereka menuntut pemerintah melaksanakan reforma agraria sejati dan menyelesaikan semua kasus sengketa tanah yang ada  di Kota Salak. Selain itu, pedemo juga mendorong reforma agraria sejati dimasukan dalam  kurikulum perkuliahan.

”Banyak sengketa tanah milik para petani yang belum diselesaikan oleh BPN Bangkalan. Sementara DPRD tidak melakukan pengawasan,” teriak koordinator lapangan (Korlap) Beni H. Beni mendesak BPN Bangkalan secepatnya menyelesaikan semua perkara sengketa tanah.  Sebab, di Bangkalan banyak kasus sengketa tanah yang belum tuntas.

”Kebanyakan kasus sengketa tanah menimpa para petani,” ucapnya. Selain itu, pihaknya mendesak DPRD melakukan pengawasan dan kontrol. Tujuannya, agar kinerja BPN  lebih bagus. ”Dewan harus   menjadi kontrol terdepan,  untuk mengawasi, toh ini  demi kebaikan,” terangnya.

Kepala BPN Bangkalan Winarto mengatakan, sudah bekerja keras untuk mengatasi masalah sengketa tanah. Kebanyakan sengketa tanah  di Kota Salak hanya terjadi. dengan para ahli waris dan tapal batas tanah. ”Kami sudah berusaha   maksimal untuk menyelesaikan semua sengketa tanah,” terangnya.

Namun, pihaknya tidak bisa menjelaskan data terkait sengketa tanah yang ada di Bangkalan. Diterangkan, pihaknya sudah menjalankan pagu program nasional agraria (prona) pada 2016. ”Prona sudah selesai dan menerbikan 4.000 sertiikat,” pungkasnya.

Terpisah Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengapresiasi aksi yang dilakukan aktivis GMNI. Mahasiswa dianggap ikut andil  untuk mengawasi kinerja instansi pemerintahan. ”Kami mensupport aksi teman- teman,” terangnya.

Semua tuntutan, lanjut dia, sangat baik bagi masyarakat dan mahasiswa. Pihaknya berjanji akan mengawasi semua kinerja BPN Bangkalan untuk menyelesaikan semua masalah sengketa tanah. Mahmudi akan memanggil BPN untuk mengetahui kasus sengketa tanah yang ada di  Bangkalan dan seberapa jauh penyelesaiannya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • anak hilang lajing
  • berita bpn bangkalan
  • mahmudi sekertaris komisi a