Bangkalan|23 Januari 2013 1:19 am

Sarat Eksotika Alam, Simpan Situs Purbakala

Wana Wisata Bukit Gunung Geger dipercaya sebagai cikal bakal peradaban di Bangkalan dan Madura, namun sampai saat ini kondisinya masih alami hanya tersentuh dengan tangga beton di sisi jurang yang terjal. Bagaimana kondisinya? KEELOKAN panora ma alam yang eksotis begitu terasa dari puncak Wana Wisata Bukit Geger. Ditambah dengan dua gua keramat yang bercokol di puncak bukit sisi barat, masing-masing Goa Ular dan Goa Planangan. Di depan kedua goa, ada pula situs makam serta onggokan batu alam berbentuk kursi panjang.

Terasa begitu kental kandungan situs purbakalanya. Situs ini memang memiliki arti dan makna multi dimensional bagi Bangkalan, serta Pulau Madura pada umumnya. Dari sisi sektor kepari wisataan daerah, misalnya. Kawasan bukit berjarak sekitar 38 km ke arah tenggara dari pusat pemerintahan Kota Bangkalan itu, sarat akan eksotika alam yang menggelitik. Di antaranya, Bukit Geger ini memiliki hamparan hutan produktif kelolaan Perhutani seluas 48 ha, dengan variasi tanaman pohon kornis, akasia, mahoni, lamtorogung, jati, serta sengon laut.

Sedangkan Goa Planangan ini memiliki keunikan tersendiri, lantaran dari atap goa tersembul sebuah stalaktit pan jang yang bentuknya mirip den gan kelamin pria. ”Makanya, goa itu lalu diberi nama Goa Planangan (kelamin pria, Red),” terang Asnawi, juru kunci Bukit Geger. Di kalangan penduduk seki tar, ada kepercayaan bahwa lelaki manapun yang meminum tetesan air dari stalaktik unik berbentuk kelamin pria itu dapat meningkatkan vitalitas pria. Untuk menuju ke atas bukit, deretan tangga beton dibangun oleh Pemkab Bangkalan tahun 2006-2008.

Deretan tangga tidak hanya dibangun dari dasar dan berakhir di puncak bukit. Tangga yang terbuat dari beton tersebut bersisian dengan jurang cukup terjal dan dalam. Jika sedang musim hujan, pengunjung akan rentan terpeleset dan jatuh. Meski begitu, arus wisatawan domestik, seperti dari Cirebon, Banten, Pati, Jogjakarta. Subadar, Kepala Desa Geger, Kecamatan Geger saat ditemui di kediamannya menyayangkan perhatian pemerintah setempat. Padahal, Wisata Bukit Geger memiliki nilai artistik dan budaya Bangkalan.  (radar)

Berita yang terkait :

  • Terkait Rencana Pengembangan Wisata Bukit Geger GEGER - Lingkar Masyarakat Madura (Lima) dengan tegas menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan ingkar janji. Penyebabnya janji bupati untuk segera membangun dan mengembangkan wisata di bukit Geger tidak ditepati. N ...

  • KABUPATEN Pamekasan sebenarnya memiliki ragam potensi wisata, baik wisata pantai, religius, atau pun wisata bukit. Banyak bukit di Pamekasan yang sebenarnya dapat dikelola menjadi pusat rekreasi. Seperti halnya Bukit Waru yang terletak di Desa Waru. Kecamatan Waru Bukit ...

  • Butuh Perhatian Lebih Serius KANGAYAN-Selain menyimpan banyak keunikan budaya, Pulau Kangean juga dikenal sebagai pulau dengan seribu pesona. Terbukti, ada banyak pemandangan menarik di pulau terbesar di Sumenep itu. Salah satunya di ujung timur Pulau Kangean. Bibir pan ...

  • SECARA geografis Bukit Waru berada di Desa Waru Barat dan Waru Timur, kecamatan Waru. Dari kejauhan, Bukit Waru seperti tembok raksasa yang berdiri kokoh. Sejak dulu, Bukit Waru menyimpan potensi alam yang begitu indah. Keaneka ragaman populasi satwa dan tumbuhan menjadi ...

  • Dibandingkan kabupaten lain, jumlah objek wisata yang ada di Bangkalan cukup banyak dan tidak kalah menarik untuk dijual. Misi mengembangkan dan meningkatkan semua potensi yang ada menjadi sebuah keharusan karena setiap tahun sudah ada anggaran yang disediakan oleh pemer ...

Komentar

Comments