Polres Target Bidik Bandar Narkoba

Kodim Desak Segera Bentuk BNNK

KOTA – Polres Bangkalan sudah mulai meraba-raba target operasi (TO) yang bakal diciduk. Tim opsnal satnarkoba sudah melakukan mapping di beberapa kecamatan. Apalagi, beberapa bandar narkoba yang menjadi TO sudah masuk  radar Korps Bhayangkara.

Satnarkoba Polres Bangkalan belum bisa menyebutkan identitas bandar narkoba.  Hanya, bandar tersebut sudah menjadi TO sejak razia narkoba dimulai awal 2016. Itu  dilakukan agar strategi yang dirancang tidak gagal. Dengan begitu, TO bandar narkoba tersebut bisa segera ditangkap.

Kasatnarkoba Polres Bangkalan Iptu Ruslan Hidayat melalui KBO Satnarkoba Ipda Eko Siswanto menyampaikan, sudah hafal dengan ciri-ciri bandar narkoba tersebut. Menurutnya, bandar narkoba berinisial Y  itu menjual narkoba jenis sabu-sabu dengan berkeliling. Terkadang konsumen yang datang  ke rumahnya.

”Yang jelas, bandar narkoba ini tidak ada di kota. Dia berkeliaran di salah satu kecamatan. Kami masih merahasiakannya, khawatir  bocor,” dalihnya kepada Jawa Pos Radar Madura  kemarin (2/4). Menurut dia, bandar tersebut cukup cerdik.

Beberapa kali dia gagal diamankan. Oleh karena itu, pihaknya bersama tim opsnal satnarkoba  akan menggunakan strategi khusus saat merazia narkoba. Sehingga, sebisa mungkin  dapat menangkap para pengedar. Dengan harapan, peredaran narkoba perlahan-lahan  bisa diminimalisasi.

”Tentu kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap bandar narkoba itu,” ujarnya. Dandim 0829 Bangkalan Letkol (Inf) Sunardi Istanto menambahkan, pihaknya juga memiliki misi untuk menumpas peredaran narkoba  di Bangkalan. Pihaknya juga aktif melakukan  penyuluhan dan tes urine di internal TNI.

Selain itu, pihaknya juga melakukan operasi  atau razia narkoba bersama Polri dan BNN. ”Intinya kami melakukan operasi pencegahan kepada masyarakat dan penindakan kepada para pengedar dan bandar narkoba,” katanya.

Sunardi juga mendesak agar Pemkab  Bangkalan segera membentuk Badan  Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Sebab, ketika BNNK terbentuk, wadah tersebut bisa membantu mengoptimalkan giat operasi memberantas peredaran narkoba.

”Sebab, Bangkalan belum membentuk  BNNK. Namun, sepertinya sudah diakomodasi dan sedang dalam proses  pembentukan,” ujarnya.  Dia mengutarakan, pihaknya bergerak di semua wilayah Bangkalan. Selain itu, koordinasi dengan Polri dan BNN  sudah cukup intens.

Menurut dia,  langkah tersebut guna melancarkan  misi menumpas peredaran narkoba. Dengan demikian, target-target yang  sudah masuk radar bisa segera ditangkap.  (radar)

kata Kunci Terkait:

  • target narkoba bangklan
  • target operasi satnarkoba polres bngkln