Petugas Tilang Ratusan Pengendara di Bangkalan

BURNEH – Dishub dan LLAJ Jawa Timur bersama Satlantas Polres Bangkalan dan polisi militer (PM) melaksanakan operasi  gabungan kemarin (27/9). Dalam operasi di jalan raya Desa Tangkel, Kecamatan Burneh, itu ratusan pengendara kena tilang.

Petugas memberhentikan para pengendara yang melintas. Baik pengendara  roda dua maupun roda empat. Lalu, mereka diminta menunjukkan surat izin  mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor  kendaraan bermotor (STNKB). Selain itu, petugas menyetop pengendara motor yang tidak mamakai helm.

Pengendara roda empat yang tidak mengenakan sabuk  pengaman juga diperiksa petugas. Pengen­dara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas diberi surat bukti pelanggaran (tilang).  Kepala Bidang Operasi (KBO) Satlantas  Polres Bangkalan Iptu Moh. Mansur menyebutkan, sedikitnya 100 pengendara diberi  surat tilang dalam oprasi bersama kemarin.

Perinciannya, pengendara roda dua 70 orang  dan pengendara roda empat 30 orang. ”Pengendara yang dinyatakan melanggar harus menghadiri sidang di Pengadilan  Negeri (PN) Bangkalan pada 14 Oktober mendatang,” kata Mansur yang memimpin  oprasi bersama Ketua Pelaksana Operasi  Dishub Jawa Timur Eko Indahwati.

Bentuk pelanggaran pengendara berag­am. Mulai tidak membawa SIM, STNKB, tidak memakai helm, hingga tidak mengenakan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat. Seperti dilakukan Mad Saleh, 39. Warga asal Dusun Klompek,  Desa Karang Barat, Kecamatan Tanah  Merah, itu ditilang petugas karena tidak membawa STNKB.

”Saya lupa tidak bawa STNKB, ketinggalan di rumah,” ucapnya. Selain memberikan surat tilang, polisi mengamankan pikap yang dicurigai STNKB­nya palsu. ”SIM sopir dan pikap kami tahan,” tegas Mansur.

”Kami akan  melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah sengaja STNKB dipalsukan atau sopir hanya korban,” tukasnya. (radar)