Penanaman Tanaman Hias Telan Rp 139 Juta

Kegiatan 2015 Dikerjakan Tahun Ini

KOTA – Realisasi penanaman tanaman hias di trotoar Kota Bangkalan tidak tepat waktu. Kegiatan yang menelan anggaran hingga Rp 139 juta itu mestinya selesai di 2015, tetapi  baru dikerjakan pada tahun ini. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bangkalan Saad As’jari mengatakan, penyebab molornya penanaman  tanaman hias lantaran terjadinya  anomali cuaca.

Sejumlah-pengendara-melintas-di-sekitar-tanaman-hias-di-tengah-trotoar-Jalan-Soekarno-Hatta-kemarin.

Namun, bahan-bahan yang dibutuhkan seperti tanaman hias sudah disiapkan sejak Desember. ”Sebelum tutup anggaran sudah dibelanjakan dan siap diletakkan di trotoar. Tapi  karena terjadi anomali cuaca, kami tunda  karena dikhawatirkan memengaruhi kesuburan  tanah,” katanya kemarin (31/1).

Penanaman baru dilakukan pada pertengahan Januari 2016 lalu setelah intensitas air hujan turun. Pihaknya tidak ingin tanaman mati dan terkesan membuang anggaran. ”Saya antisipasi agar tanaman ini tidak dibeli dengan percuma,” ungkapnya.

Saad mengaku, tanaman hias tersebut sebelumnya diletakkan di kantor BLH dan disirami setiap hari tiga kali. Namun, Saad tidak mengetahui secara teknis, titik-titik  yang akan dipasangi tanaman hias. ”Anggaran untuk membeli bahan-bahan dan tanaman hias ini menghabiskan  Rp 139 juta,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman mengaku akan  menanyakan kembali kepada komisi C terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Namun, dia mengakui bahwa anggaran 2015 dilaksanakan pada 2016 bisa dimaklumi  ketika ada kendala yang tidak  memungkinkan, sehingga harus direalisasikan pada tahun berikutnya.

”Nanti saya tanyakan dulu ke komisi C, agar pimpinan di komisi C bisa menjelaskan kepada saya,” ucapnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita terbaru wakil dprd bangkalan