Headline News:

Panen, Kupu-Kupu Putih Muncul

Warga yang Dihinggapi Gatal-Gatal


BURNEH-Musim panen padi di Kampung Usun Lobuk, Desa Tonjung, Kecamatan Burneh, menjadi keresahan tersendiri bagi warga desa sekitar areal panen padi. Pasalnya, bersamaan panen padi, saat itu juga warga desa mengalami gatal-gatal. Diduga, gatalnya warga desa itu disebabkan munculnya kupukupu putih belakangan ini. Pantauan Jawa Pos Radar Madura kemarin (16/2), kupu-kupu kecil yang beterbangan kala malam dan siang itu membuat gatal warga yang dihinggapi kupu-kupu tersebut.

Kupu-kupu kecil yang menghinggapi dinding-dinding rumah warga itu, menyerang warga mulai dari anakanak sampai yang tua. Terutama, yang berdekatan dengan lampu. Berdasarkan informasi dan data yang diterima Jawa Pos Radar Madura, kupu-kupu yang membuat mayoritas warga Kampung Lobuk gatal-gatal itu sudah sekitar satu bulan. Suhriyah, warga asli Naro’an ini mengaku, dirinya dan keluarganya sudah satu bulan ini gatal-gatal karena diserang kupukupu putih.

Menurutnya, kalau malam hari kupu-kupu menumpuk di dinding dan tempat-tempat yang terang. ”Mau menyalakan lampu, TV dan lilin saja kupu-kupu langsung menumpuk. Keluarga di sini tidak bisa tidur, kasihan anak-anak sampai telanjang segala,” papar perempuan paro baya ini. Kepada Jawa Pos Radar Madura, perempuan yang sudah sepuluh tahun tinggal di Kampung Lobuk itu mengaku hanya kali ini yang kena gatal-gatal.

”Tahun lalu serangan ulat, setelah itu serangan tikus, dan sekarang diserang kupu-kupu,” imbuhnya. Senada dengan Suhriyah, Fadholi suami Suhriyah bercerita kalau siang kupu-kupu itu bisa diantisipasi. ”Kalau malam kita tidak menghidupkan lampu, kalau toh menyalakan lampu kami sambil membunuh kupu-kupunya,” timpalnya. Khotijah, warga tak jauh dari rumah Suhriyah mengamini anak-anaknya banyak diserang kupu-kupu yang tak lazim menyerang di musim panen padi tiba. ”Habis menempel di kulit langsung gatal Mas, makanya berusaha menghindarinya dengan mematikan lampu,” paparnya.

Dihubungi melalui telepon seluler, kepala Dispertanak melalui Kasi Perlindungan Tanaman, Qusyairi menjelaskan, kupu-kupu yang menyerang warga itu namanya hama putih palsu. Lebih jauh ia menjelaskan, hama putih palsu cenderung karena cahaya lampu. ”Kupu-kupu putih hampir sama denga ulat bulu dan tomcat, tapi itu tidak terlalu bahaya, sebentar lagi sudah usai. Yang membuat gatal itu, serbuk yang ada di sayapnya,” paparnya. Qusyairi menyarankan, kalau masuk ke rumah lampu dimatikan. Penangkalnya bisa dengan Baygon. ”Sebantar lagi sudah hilang kok,” pungkasnya. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • obat gatal karena kupu2 putih
  • kupu kupu putih gatal
  • Kupu kupu putih
  • kupu-kupu putih masuk rumah
  • tanda kupu kupu putih masuk rumah
  • kupu kupu putih bikin gatal
  • kupu-kupu putih
  • kupu2 putih masuk rumah
  • kupu kupu yang bikin gatal
  • kupu kupu sawah

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com