MUI: Usut Tuntas Trompet Alquran

KOTA – Beredarnya trompet menggunakan kertas berisi lafaz Alquran di Bangkalan, diresponskeras Majelis Ulama Indonesia  (MUI). Ketua MUI Bangkalan, KH  Syarifuddin Damanhuri, mendesak  polisi mengusut tuntas   kasus tersebut hingga ke akar pembuat utama alat tiup tahun baru.

Salah-satu-penjual-trompet-di-Pelabuhan-Kamal-menunggu-pembeli-kemarin.

Damanhuri meyakini, penggunaan kertas berlafaz Alquran  pada trompet yang dijual di pinggir jalan, ada aktor intelektualnya. Sebab, penemuan trompet berbau  SARA, ditemukan di sejumlah kabupaten di Indonesia.

”Usut tuntas kasus trompet ini, soalnya ini merupakan cara  mengadu domba umat Islam,” desaknya. Pihaknya berupaya untuk menyikapinya   dengan bijak, tanpa  menimbulkan konflik keagamaan. Selain itu, pihaknya juga berharap  supaya masyarakat tak reaktif menyikapi  temuan tersebut.

”Kami ingin oknum intelektual dalam kasus ini juga diamankan,” ujarnya. Lebih jauh dijelaskan, dua oknum  yang menjadi penjual trompet  berlafaz Alquran itu sudah dilepas oleh pihak kepolisian setelah dimintai keterangan. Sebab,   dua oknum tersebut mengaku tak  mengetahui.

”Informasi terakhir sudah dilepas,” ungkapnya. Sayangnya, Kasatreskrim Polres  Bangkalan AKP Adi Wira Prakasa saat dihubungi Jawa Pos Radar Madura tak memberikan respons.  (radar)

kata Kunci Terkait:

  • adi wira prakasa
  • akp adi wira prakasa