Minim Jam Bermain, Tujuh Penggawa Keluar

Gomes: Murni untuk Peningkatan Kualitas Madura United FC

PAMEKASAN – Akibat jam bermain yang terbilang minim, beberapa penggawa Madura United FC memilih
untuk keluar dari tim. Nama-nama pemain yang memilih melepas jersey Laskar Sape Kerrab–julukan Madura United FC antara lain Bijahil Chalwa, Nanda Bagus, Andre V, Septian, Mustopa Aji, Firmansyah, dan Edi Hafid.

Selama ajang Piala Gubernur Kaltim  bergulir, nama-nama tersebut  memang tidak menjadi pilihan utama pelatih Madura United FC, Gomes de Oliviera.Dengan alasan ingin memberikan kesempatan para pemain agar memiliki  jam bermain lebih banyak, maka manajemen pun memberi kebebasan pemain yang bersangkutan memilih klub lain.

Dihubungi Jawa Pos Radar Madura, pelatih Madura United FC Gomes de  Oliviera mengungkapkan alasan tim pelatih dan manajemen mengambil keputusan memberi kesempatan nama-nama tersebut keluar bukan karena suka atau tidak suka. Bagi Gomes, keputusan tersebut diambil demi meningkatkan kualitas tim.

”Kalau ingin membangun tim yang bagus, kami butuh pemain yang berkualitas. Kami ingin Madura United FC menjadi  tim yang kuat dan disegani. Selain itu, saya yakin di tim lain mereka akan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak,” ujar Gomes.

Lebih jauh Gomes menjelaskan, jika  pemain yang minim jam bermain  berusia di bawah 21 tahun, Gomes menyarankan sang pemain bergabung  bersama Madura United U-21. Dengan  begitu, tim pelatih masih dapat memantau  sang pemain.

Jika nantinya manajemen merasa membutuhkan jasa pemain bersangkutan, akan lebih mudah untuk melakukan komunikasi.  ”Kalau usianya masih muda, silakan bergabung dengan tim junior kami,” pungkas Gomes. (radar)