Headline News:

Makmur Raih Suara Tertinggi Se Indonesia

BANGKALAN-Meski sempat diwarnai kerusuhan beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilukada, namun hari H pemungutan suara di Bangkalan berlangsung aman. Sejak dimulai pemungutan suara hingga penghitungan selesai, tidak ditemukan satu pun kejadian menonjol. Sesuai jadwal yang ditentukan, pemungutan suara dilakukan mulai pukul 07.00 dan berakhir pukul 13.00. Adapun penghitungan suara dilakukan tepat pada pukul 13.00 secara serentak di 18 kecamatan di Bangkalan.


Meski hasil penghitungan belum sepenuhnya tuntas, namun sebagian besar hasil sudah bisa terlihat. Seperti dugaan banyak pihak, pasangan Makmun Ibnu Fuad-Mondir Rofii (Makmur) menempati urutan pertama. Pasangan Makmur disebut lebih unggul dibandingkan pasangan Nikmat (Nizar Zahro- Zulkifl i). Hasil penghitungan suara versi Proximity misalnya. Berdasarkan penghitungan cepat mereka, Makmur mendapat suara paling banyak. Kemenangannya telak dibanding hasil suara Nikmat.

Pasangan Makmur memperoleh suara hingga 92,07 persen. ”Data di lapangan, semuanya sudah final kami terima. Hasilnya, pasangan Makmur menang telak,” ungkap Direktur Sosial Politik Lembaga Survei Proximity Ahmad Hasan Ubaid kepada wartawan kemarin sore (12/12). Sementara pasangan nomor urut 2, yakni Nikmat hanya mendapat suara 07,93 persen. Sedangkan surat suara yang tepakai sebanyak 57,27 persen. Adapun warga yang tidak menggunakan hak pilih diperkirakan mencapai 42 persen.

Secara pasti, faktor yang menyebabkan angka golput mencapai 42 persen kami belum tahu,” katanya. Ahmad Hasan Ubaid lalu mengatakan, penghitungan cepat yang dilakukan di Bangkalan menggunakan sampel sebanyak 71.794 orang yang tersebar di 150 tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan jumlah pemilih tetap di pemilukada Bangkalan sebanyak 880.928 orang dengan 1.854 TPS. Kendati demikian, ia me ngaku sampel suara yang diambil sudah cukup mewakili karena menggunakan metode ”multistage random sampling” atau melalui beberapa tahapan, termasuk jumlah pemilih dan TPS dengan ambang batas kesalahan hanya 1 persen.

Sehingga kami jamin sudah mewakili karena dilakukan menyebar. Apalagi, ambang batas kesalahannya hanya 1 persen saja,” tukasnya. Dia juga mengingatkan, bahwa hasil penghitungan cepat ini bukan hasil akhir karena pemenang secara resmi akan diputuskan oleh KPU setempat. Penghitungan cepat yang memenangkan Makmur juga dilakukan PusDeHAM. Hasil akhir penghitungan cepat PusDeHAM dengan margin error 1% suara Makmur mencapai 92,45 persen dengan perolehan suara sah sebanyak 499.313 suara. Sedangkan pasangan Nikmat mendapat 7,55 persen suara. Adapun total suara sah versi PusDeHAM 94,73 persen dan tidak sah 5,27 persen.

Dengan begitu, Direktur Pus- DeHAM M. Asfar mengatakan, kemenangan pasangan Makmur perolehan suaranya tertinggi di Indonesia. Bahkan, jika didaftarkan diyakini bisa masuk MURI. Hal itu, kata Asfar, berdasar pengalaman selama menangani calon yang perolehan suaranya tertinggi di Indonesia. Disebutkan, Pemilukada Mojokerto 2005 perolehan suara Ahmadi paling tinggi. Pada 2007 Bupati I Gede Winase dari Jembrana Bali juga mendapat suara tertinggi mencapai 87 persen, keduanya masuk MURI. Yang terbaru, terang Asfar, tahun 2010 lalu Jokowi memecahkan rekor perolehan suara tertinggi dengan angka 90 persen saat Pilwali Kota Solo.

Sekarang Ra momon tampaknya bisa memecahkan rekor tertinggi yang dipegang Jokowi sejak 2010 karena mendapat suara 92 persen,” katanya. Selain itu, lanjut akademisi Unair ini, Ra Momon dimungkinkan menjadi bupati termuda di Indonesiadengan usia baru 27 tahun. Itu bisa memecahkan rekor sebelumnya yang berumur 31 tahun. ”Ini sebenarnya juga bisa masuk MURI,” terang Asfar. Sementara itu, tingkat partisipasi warga kemarin juga mengkhawatirkan. Dua desa, yakni Sembilangan dan Gebang, angka golput mencapai separo lebih.

Di Sembilangan mencapai 57,44 persen warganya tak mencoblos. Sedangkan di Gebang mencapai angka 50,61 persen tak hadir ke lokasi TPS. Beberapa desa/kelurahan lain di Kecamatan Kota Bangkalan juga cukup mengkhawatirkan. Desa Kramat angka golput 48,2 persen, Ujung Piring 41,8 persen, Pejagan 40 persen, Demangan 39,8 persen, Bancaran 38 persen, dan Pangeranan sebesar 37 persen. Dari 169 TPS yang tersebar di Kecamatan Kota, pasangan Makmur mendominasi. Satusatunya kekalahan pasangan nomor urut tiga tersebut terjadi di TPS 1 Desa Sembilangan.

Makmur hanya meraih 53 suara, sedangkan pasangan nomor dua Nikmat meraup 58 dukungan suara. Tingginya angka golput juga terjadi di Kecamatan Arosbaya. Dari total DPT 40.118 hanya 21.113 yang hadir ke TPS. Dari jumlah warga Arosbaya yang menggunakan hak suara, pasangan nomor urut 3 sukses meraih 16.309 dukungan. Sedangkan Nikmat hanya 2.158 dan suara tidak sah mencapai 2.646 suara. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • suara tertinggi di indonesia
  • siapa suara tertinggi di indonesia
  • suara paling tinggi di indonesia
  • suara tertinggi di setiap TPS di Indonesia
  • suara tertinggi d indonesia
  • 1% suara yang masuk mewakili berapa suara
  • perhitungan suAra tertinggi di indonesia sementara
  • pengumutan suara yg paling tinggi
  • Orang dengan suara tertinggi di indonesia
  • indonesia suara tertinggi

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com