Lima Ribu TKI Ilegal Tertahan di Malaysia

SURABAYA – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jawa Timur masih memiliki pekerjaan rumah. Yakni,  mengupayakan pemulangan  TKI ilegal Jawa Timur. Termasuk,  TKI asal Madura yang pada 2016  mencapai 5 ribu orang.

Lima-Ribu-TKI-Ilegal-Tertahan-di-Malaysia

Kepala Disnakertransduk Jawa Timur Sukardo mengatakan, setidaknya ada 5 ribu TKI ilegal  asal Madura yang masih tertahan  di Malaysia. Mereka menunggu   dipulangkan secara resmi ke  daerah masing-masing.

”Namun pemulangan bukan wewenang Pemerintah Provinsi Jatim, melainkan kedua negara, Malaysia-Indonesia, dan migrasi- migrasi yang ada di sana,”  katanya ditemui di kantornya  kemarin (5/1).

Sukardo menjelaskan, deportasi  TKI ilegal dari Malaysia ke  Jawa Timur terbilang menurun. Sebab, dari tahun ke tahun, pemulangan   semakin berkurang.  Yakni, mulai dari 2014 sebanyak  7.500 orang. ”Tahun 2015 ada 7 ribu lebih sedikit yang dipulangkan.   Termasuk yang dari Madura,” terangnya.

Menurut Sukardo, untuk meminimalisasi  TKI ilegal, salah satunya peran perangkat desa, terutama kepala desa. Dia mengimbau kepada perangkat desa jika ingin memberangkatkan  warganya bekerja di luar negeri agar mematuhi ketentuan yang  ada dan sesuai prosedur.

”Kalau ada apa-apa di jalan, jadi  bermasalah. Ini dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Kami perangkat desa tahu caranya. Disuruh berangkat tapi tidak dibekali  adminitrasi,” imbaunya. Seandainya melalui prosedur, tegas Sukardo, para TKI tidak berisiko. Apalagi keahlian juga mereka miliki.

”Tidak butuh  waktu lama kok. Kuncinya ada pada perangkat desa,” tandasnya. (radar)