Kipas Nyala Terus, Gudang Hangus

BANGKALAN – Gudang tempat penyimpanan dokumen dan peralatan Masjid Agung, Bangkalan, hangus dilalap si jago merah sekitar pukul 10.00  kemarin (4/3). Akibatnya, berkas dan dokumen yang tersimpan di salah satu kamar gudang, ludes jadi arang.

Warga-melihat-petugas-pemadam-kebakaran-menjinakkan-api-di-gudang-Masjid-Agung,-Bangkalan,-kemarin

Anggota takmir Masjid Agung, Bangkalan, Syafik Rofi’i meyakini, penyebab  kebakaran akibat korsleting listrik. Sebab, salah satu alat elektronik digudang yang biasa dijadikan tempat   istirahat petugas kebersihan masjid itu tidak pernah dimatikan.

”Kipas angin di gudang itu nyala terus, kabelnya panas kemudian korsleting,” ungkapnya  kepada Jawa Pos Radar Madura. Mantan wakil bupati Bangkalan ini mengakui petugas di gudang tersebut lengah hingga terjadi kebakaran. ”Petugas lengah, enteng, dengan tidak mematikan kipas angin saat gudang tidak ditempati,” tandasnya.

Moh. Jakfar, 40, warga Kelurahan Demangan, Kota Bangkalan, yang kali pertama mengetahui kejadian kebakaran tersebut mengatakan, awalnya dirinya mencium bau seperti kabel listrik terbakar. ”Saya langsung keluar, ternyata api sudah besar,” katanya.

Pemilik rumah yang bersebelahan dengan gudang masjid agung itu bergegas memberitahukan kepada orang yang ada dalam masjid. ”Saya menduga  ada korsleting listrik di gudang itu,” terangnya. Setelah itu, dirinya bersama  dengan warga lainnya mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

”Orang  yang ada di masjid malah tidak tahu kalau gudang kebakaran,” ungkapnya. Sayangnya, upaya memadamkan api di gudang yang sudah mulai terbakar tak berhasil. Si jago merah berhasil melalap plafon atap gudang dan meruntuhkan genting gudang masjid.

”Warga gotong royong menggunakan gayung dan ember, gak berhasil,” jelasnya. Tak lama kemudian, satu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api. Dengan begitu, kebakaran tersebut tidak merembet ke gudang di sebelahnya yang berisi kayu. ”Untungnya, api tak begitu besar, jadi gudang kayu di sebelahnya terselamatkan,” paparnya.

Lebih jauh dijelaskan, gudang tersebut biasanya ada penjaganya. Namun, pihaknya mengungkapkan bahwa sejak pagi penjaga yang dimaksud  tidak terlihat. ”Biasanya ada petugasnya,” paparnya. Yudi salah satu petugas pemadam kebakaran mengatakan, beruntung peristiwa kebakaran tersebut segera diinformasikan
kepada pihaknya. Jadi pihaknya bisa segera mengatasi.

”Alhamdulillah, api sudah berhasil kami padamkan,” katanya. Menurutnya, jika tidak segera ditangani, kemungkinan untuk  merembet ke gudang kayu di sebelahnya sangat besar. ”Kayu penyangga atap genting terbakar,  jadi gentingnya runtuh,” ujarnya. (radar)