Gaji THL K-1 Sudah Disiapkan


Pemkab Anggarkan Rp 23,6 M dalam DAU

KOTA-Tanda-tanda 1.354 Tenaga Harian Lepas (THL) K-1 diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bangkalan semakin nyata. Meski hingga kemarin (19/6) siapa saja THL K-1 yang akan diangkat menjadi CPNS belum diumumkan, Pemkab Bangkalan ternyata sudah menyiapkan gaji mereka. Anggaran sebesar Rp 23,6 miliar melalui Dana Alokasi Umum (DAU) 2013 disiapkan menggaji THL K-1 itu bila diangkat menjadi CPNS.

Kalkulasi Pemkab Bangkalan, semua THL K-1 itu akan menerima gaji sejak Juli hingga Desember 2013 mendatang. ”Anggaran yang disiapkan untuk gaji CPNS K-1 senilai Rp 23,6 miliar. Anggaran tersebut merupakan anggaran selama tujuh kali gaji. Setiap orang minimal akan menerima gaji Rp 2 juta,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan, Ahmat Hafid.

Hafid menambahkan saat ini pencairan anggaran itu hanya menunggu verifikasi dan pengumuman, siapa saja yang masuk dalam CPNS. Dia memastikan anggaran untuk gaji 7 bulan ke depan itu sudah diverifikasi oleh BPK-P Jawa Timur. ”Selanjutnya, pihak keuangan tinggal melakukan verifikasi ulang anggaran tersebut. Itu disesuaikan dengan jumlah THL K-1 yang dinyatakan lulus masuk dalam CPNS Bangkalan 2013,” tandasnya.

Bila sudah dipastikan lolos, maka 1.354 orang itu akan berhenti menerima gaji THL. Selama ini mereka menerima honor THL minimal Rp 900 ribu per bulan. ”Jadi Juli- Desember dan selanjutnya mereka (THL K-1, Red) yang dinyatakan lolos, sudah bisa menerima gaji layaknya PNS,” kata pejabat asal Kota Sumekar itu. Hal itu diharapkan membuat rasa gundah 1.354 THL K-1 di Kota Salak segera berakhir.

Penantian panjang mereka selama tiga tahun terakhir akan terjawab. Apalagi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangkalan memastikan akhir Juni mendatang, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) bakal mengumumkan pengangkatan THL K-1 Bangkalan menjadi CPNS. Saat ini THL K-1 Bangkalan bersama 11 pemprov dan pemkab lainnya di Indonesia memang masih menunggu kepastian.

Bahkan tim verifikasi dari Menpan-RB harus kembali melakukan verifikasi ulang terhadap ribuan THL K-1 di Bangkalan. ”Kalau di atas 500 THL berkasnya memang diteliti kembali oleh Menpan-RB secara teliti. Hal itu untuk menjaga kemungkinan ada yang sama. Untuk THL K-1 Bangkalan memang tidak seperti THL di kabupaten lain yang mayoritas sudah dilantik,” ujar Kepala BKD Bangkalan, Abd. Rasjid kepada Jawa Pos Radar Madura beberapa waktu lalu.

Rasjid menambahkan pengumuman dari Menpan-RB terkait nasib THL K-1 Bangkalan dipastikan bulan Juni. Dia mengatakan paling telat akhir Juni, siapa saja THL K-1 yang bakal diangkat menjadi CPNS Bangkalan sudah diketahui. (radar)

Berita yang terkait :

  • BANGKALAN-Rasa gundah 1.354 tenaga harian lepas (THL) Kategori 1 (K-1) di Kota Salak segera berakhir. Penantian panjang mereka selama tiga tahun terakhir akan terjawab. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangkalan memastikan akhir Juni mendatang, Kementerian Pendayagunaan Ap ...

  • Anggota Dewan Wanti-Wanti Tak Keluarkan Uang KOTA-Jelang akhir bulan, 1.354 Tenaga Harian Lepas (THL) Kategori 1 (K-1) masih harap-harap cemas. Hingga kemarin (23/6) belum ada pengumuman dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).  ...

  • KOTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menganggarkan gaji ke-13 sebesar Rp 3,7 miliar. Anggaran miliaran rupiah tersebut untuk para pegawai negeri sipil (PNS) dan non-PNS yang tersebar di lingkungan pemkab. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ...

  • KOTA-Dalam waktu dekat Pemkab Sumenep harus mengeluarkan dana senilai Rp 41 miliar. Dana itu diambil dari APBD Sumenep, dikeluarkan untuk membayar gaji 13 pegawai negeri sipil (PNS). Anggaran tersebut akan segera cair jika surat edaran (SE) dari Menteri Keuangan tentang  ...

  • Terkait Pengumuman Kelulusan CPNS K2 KOTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memang telah mengumumkan hasil seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari jalur kategori II (K2). Akan tetapi, hingga kemarin (17/2 ...

Komentar

Comments