Bawa Sajam Saat Nonton Orkes, Pria Ini Diringkus Polisi

Saat Nonton Orkes di Desa Gili Timur

KAMAL – Maksud hati ingin mencari hiburan dengan nonton orkes di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, namun malah berujung petaka. Itulah  yang menimpa Muzammil, 45, warga Desa Buluh, Kecamatan Socah. Petani itu ditangkap  polisi karena kedapatan membawa  senjata tajam (sajam).

Muzammil,-pemilik-celurit,-diperiksa-di-Mapolsek-Kamal-kemarin.

Minggu malam (29/11), Muzammil berangkat dari rumahnya sekitar pukul 19.00 menuju tempat orkes. Tak lama menikmati hiburan orkes, dia tiba-tiba diringkus polisi. Dia  langsung digiring ke Mapolsek Kamal untuk mempertanggungjawabkan  perbuatannya.

Saat diperiksa penyidik kemarin (1/12), Muzammil mengaku terpaksa membawa sajam hanya untuk menjaga diri.  Sebab, wilayah Kamal merupakan daerah rawan kriminalitas seperti begal dan pencurian kendaraan di  jalan raya.

”Saya bawa sajam karena malam hari,” katanya di hadapan penyidik kemarin.  Sementara itu, Kapolsek Kamal AKP Puguh mengatakan, penangkapan  dilakukan saat anggotanya  mendapatkan laporan dari warga. Apalagi Muzammil saat  memang tampak jelas membawa  sajam.

Mengetahui itu, personel Polsek Kamal pun mendekati  Muzammil. Tak lama, polisi langsung meringkus tersangka. Pihaknya tetap menetapkan Muzammil sebagai tersangka, meskipun hanya  untuk berjaga-jaga.

Sebab,  perbuatannya sudah melanggar  hukum.  ”Dia akan diproses lebih  lanjut sesuai proses hukum  yang berlaku. Kami berharap kepada semua masyarakat jangan membawa sajam dalam bentuk apa pun,” imbaunya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • warga gilih kcamatan kamal ketangkep membawa senjata tajam