Ancam Tanam Pohon di Jalan Nasional

SEPULU – Tiga tahun lebih, jalan nasional  wilayah Bangkalan bagian  pantura dibiarkan rusak parah. Meski demikian,  pemerintah pusat belum  melakukan langkah dan  perbaikan. Tak heran, sejumlah warga dan komunitas  sopir mengancan menanam pohon di jalan yang berlubang itu.

Sejumlah-kendaraan-berhenti-di-jalan-nasional-yang-rusak,-tepatnya-di-Desa-Tanah-Gurah-Timur,-Kecamatan-Sepulu,-kemarin

Ancaman juga disampaikan, Pukanah, 38, sopir asal Pamekasan yang setiap hari melintasi jalan pantura tersebut. Menurutnya, komunitas sopir sepakat untuk melakukan penanaman pohon di tengah jalan jika kerusakan jalan tidak segera diperbaiki.

”Kalau sampai bulan depan kerusakan jalan tidak diperbaiki, terpaksa  jalan ditanami pohon,”  katanya saat menghentikan kendaraan di jalan Desa Tanah Gurah Timur kemarin (24/1). Desakan perbaikan jalan nasional juga datang dari Direktur Pascasarjana FH UTM Mufarrijul Ikhwan.

Dosen asal Kecamatan Klampis itu menegaskan, kerusakan parah hanya terjadi  di jalan wilayah Bangkalan, sementara di tiga   kabupaten lainnya tidak.  ”Apalagi Bangkalan lebih banyak anggota DPR RI ketimbang kabupaten  lainnya. Minimal, mereka (DPR RI, Red) memberikan kontribusi kepada Bangkalan khususnya, dan masyarakat Madura  pada umumnya,”  katanya. (radar)