Amankan Trompet Bertuliskan Alquranul Karim

Kodim Serahkan Dua Penjual ke Polres

KOTA – Trompet yang dijual  untuk melengkapi perayaan  malam tahun baru di  Bangkalan menjadi polemik.  Pasalnya, ada temuan,bahan trompet yang dijual  di beberapa trotoar di Kota  Salak bertuliskan huruf arab  seperti yang ada di sampul   Alquran.

Salah-satu-anggota-Kodim-0829-Bangkalan-mengamankan-trompet-bertuliskan-alquranul-karim-kemarin.

Kodim 0829/Bangkalan  pun mengamankan trompet yang dinilai dapat menuai kontroversi. Keberadaan trompet itu terungkap kemarin (30/12). Itu setelah Pasi Intel Kodim/0829 Bangkalan Lettu Chb Muhammad Tohari bersama  empat anggotanya menyisir tempat penjualan trompet.

Tohari mengatakan, pukul  08.45, tepatnya di Jalan Panglima  Sudirman Bangkalan, pihaknya menemukan delapan buah trompet bertuliskan  huruf arab seperti yang ada  di sampul Alquran. Trompet  tersebut dijual oleh Untung, 30, warga Jalan Pertempuran  Kota Bangkalan.

”Kami menyita delapan trompet yang ada  lafad Alqurannya,” katanya. Setelah itu, pukul 09.10, pihaknya melakukan pengecekan dan pemeriksaan kepada Samsul Hadi, 37, warga Jalan KH Moh. Kholil Kota Bangkalan. Sebab, Samsul Hadi sudah membuat trompet sejak 2002.

”Samsul Hadi mengaku baru sekarang membuat trompet seperti itu,” jelasnya. Menurut Tohari, Samsul Hadi membeli bahan plastik yang bertuliskan huruf arab itu   di salah satu pabrik kertas yang  ada di Gresik. ”Yang bersangkutan mengaku, jika menjual trompet kepada Untung saja, dan dijual sendiri di depan rumahnya,” terangnya.

Dijelaskan, trompet tersebut  beredar di wilayah Kota  Bangkalan diperkirakan  mencapai ratusan. Buktinya, anggota TNI juga menyita  trompet yang dijual Mesrad,  42, warga Kelurahan Pejagan, Kota Bangkalan. ”Kedua penjual trompet sudah diserahkan dan diamankan di Polres Bangkalan,” ujarnya. (radar)