Amankan 35 Gram Sabu

Polisi Bekuk Lima Pengedar Narkoba

KOTA – Kasus penyalahgunaan narkoba di Bangkalan masih tinggi. Dua pekan terakhir, polisi berhasil menangkap  lima pengedar sabu-sabu.  Barang bukti yang diamankan  dari tangan tersangka mencapai 35,18 gram sabu dan 2 pil  ekstasi jenis butterfly.

Kapolres-Bangkalan-didampingi-Kasatnarkoba-dan-Humas-menunjukkan-barang-bukti-dan-tersangka-hasil-Operasi-Tumpas-Semeru-kemarin.

Kapolres Bangkalan AKBP Windiyanto Pratomo mengatakan,  Operasi Tumpas Semeru  dilaksanakan sejak 4–15  Februari lalu. Operasi narkoba tersebut difokuskan di wilayah  Bangkalan bagian utara. ”Lima pengedar ini berasal  dari Tanjungbumi dan Klampis.  Kalau wilayah kampung  narkoba masih ada, tapi banyak   yang sudah pindah lokasi,” kata Windiyanto kemarin (17/2).

Dari lima pengedar sabu yang  ditangkap, satu di antaranya  adalah seorang perempuan.  Yakni Muzayyana, 32, warga Desa Macajah, Kecamatan Tanjungbumi. ”Kami amankan 19,24 gram sabu dan 2 ekstasi dari perempuan (Muzayyana,  Red) ini,” ungkapnya.

Selain mengedarkan sabu-sabu di wilayah Tanjungbumi, Muzayyana juga diketahui pemakai  barang haram tersebut. ”Perempuan ini selain pengedar juga nginex,” ujarnya. Di hadapan polisi dan wartawan, Muzayyana mengakui pernah mengonsumsi dan  mengedarkan narkoba.

”Ya, sudah beberapa bulan ini saya ngedarin,” ucap Muzayyana kemarin.  Windiyanto menyebutkan, kelima tersangka dijerat Pasal  114 dan 112 Undang-Undang  Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan penjara minimal 5  tahun dam maksimal 20 tahun,  serta denda Rp 1 miliar.

”Kami mengejar bandar dari kelima pengedar ini,” janjinya. Selama Operasi Tumpas Semeru, kata Windiyanto, pihaknya juga berhasil mengamankan pengguna sabu-sabu. Pihaknya menyerahkannya kepada  Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Timur untuk  direhabilitasi.

”Yang terkena operasi dan tidak didapati  barang bukti, kami rekomendasikan  direhabilitasi,” pungkasnya.  (radar)

kata Kunci Terkait:

  • sabu sabu bangkalan terbaru