Headline News:

2013, DAK Rehab Fisik Minim

KOTA-Bantuan untuk dana rehabilitasi pembangunan fisik sekolah memasuki 2013, yang digelontorkan dari Kemendikbud untuk dana rehab fisik turun drastis. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, alokasi anggaran DAK (dana alokasi khusus) untuk rehab pembangunan fisik itu hanya senilai Rp 93 miliar lebih.


Padahal, berdasarkan data tahun sebelumnya, DAK untuk rehabilitasi pembangunan fisik sekolah, Disdik Bangkalan dapat kucuran dana Rp 135 miliar untuk tahun anggaran (TA) 2012. Menurut disdik, anggaran tersebut bukan turun, melainkan dana tersebut hasil akumulasi dari sisa anggaran tahun sebelumnya yang tidak terpakai. Kabid Sarpras (sarana dan prasarana) Disdik Bangkalan Bambang Budi M memaparkan, alokasi anggaran untuk Disdik Bangkalan sepintas memang terjadi penurunan.

Padahal, besarnya anggaran pada TA 2012 lebih diakibatkan tidak terpakainya anggaran tahun sebelumnya. Anggaran yang tidak terpakai itu, lanjut Bambang, akhirnya diakumulasikan (digabung) pada tahun berikutnya. Nah, kebetulan pada TA 2012, anggaran tersebut terserap habis tak tersisa. Sehingga untuk DAK 2013 tidak ada akumulasi tambahan anggaran dari 2012. Makanya, dana tersebut terkesan turun dari TA 2012.

”Ini hanya soal pos anggaran yang tersisa saja dari pos alokasi anggaran tahun sebelumnya, kenapa TA 2012 lebih besar dari 2013? Itu tidak lain ada pos anggaran 2011 yang tidak terserap sepenuhnya untuk dana rehabilitasi gedung sekolah,” papar Bambang. Kenapa terjadi anggaran DAK yang bersisa dan tidak terpakai? Bambang menjelaskan, hal itu karena petunjuk teknis (juknis) yang turun terlambat. Juknis dari Kemendikbud baru turun pada November, sementara anggaran turun terlebih dahulu.

Mestinya, anggaran cair bersamaan dengan juknis sehingga anggaran tersebut terserap maksimal. ”Kalau modelnya seperti sekarang, anggaran meskipun cair kan bisa nganggur tanpa ada juknis. Setidaknya, juknis itu turun lebih awal sehingga anggaran tersebut bisa digunakan untuk rehab secara maksimal,” pungkasnya. Diungkapkan, pelaksanaan dana rehab fisik tahun ini sudah rampung sekitar 78 persen dengan dana yang terpakai Rp 37 miliar. Total sekolah yang sudah direhab terdapat 17 SD dan SMP dari total 175 sekolah. ”Artinya, sepuluh persen rehab gedung sekolah sudah terealisasi per 31 Desember,” tandasnya. (radar)

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com